Aksi Nyata Modul 1.4. BUDAYA POSITIF DI SEKOLAH MELALUI PENERAPAN SAPTA TEKAD MULIA (STM)

 

1.4.a.10.1 AKSI NYATA

 

BUDAYA POSITIF DI SEKOLAH MELALUI PENERAPAN SAPTA TEKAD MULIA

(STM)

Aan Minan Nur Rohman CGP Angakatan 2 Kota Surabaya 25 B

A.   Latar Belakang

 

pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara adalah bagaimana kita bisa menghamba kepada murid, salah satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan memeperlakukan murid sebagai sosok individu yang unik dan memiliki perbedaan dalam belajar, lingkungan belajar harus dibangun dan direncanakan agar menjadi ekosistem belajar yang baik.

Salah satu membangun iklim yang positif yaitu dengan membangun Budaya positif, budaya positif memiliki urgensi dalam pembentukan karakter anak. Sekolah sebagai institusi pembentukan karakter memiliki peran penting dalam pembentukan karakter murid. Sesungguhnya kita sebagai guru memiliki tugas untuk membangun komunitas di sekolah dan menyiapkan murid menjadi manusia dan anggota masyarakat yang dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan.

Dalam aksi nyata budaya positif di sekolah saya, SD Kyai Ibrahim saya akan melakukan beberapa hal yang berkaitan pelaksanaan Sapta Tekad Mulia. Adapun beberapa persolan yang menjadi pertimbangan saya yaitu:

1.              Kegiatan Sapta Tekad Mulia belum berjalan secara maksimal baik di rumah maupun di sekolah

2.              Orang tua murid masih belum mendukung sepenuhnya terhadap pelaksanan Sapta Tekad Mulia (STM) di rumah

3.              Masih banyak siswa yang belum melaporkan ketercaaian STM dai rumah karena kondisi Pandemi.

4.              Pelaksanaan PTM masih dianggap program saja belum mendarah mendaging dalam diri siswa.

5.              Controling guru terhadap pelaksanaan Sapta Tekad Mulia (STM) lemah.

 

Dengan melihat latar belakang tersebut, optimalisasi pelaksanaan Sapta Tekad Mulia menjadi hal yang sangat diperlukan oleh murid guna terbentuknya karakter positif sesuai dengan STM. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi seorang guru untuk dapat menerapkan disiplin positif pada diri murid karena kondisi dan situasi saat ini yaitu pembelajaran secara online (daring).

 

B.   Deskripsi Pelaksanaan Sapta Tekad Mulia (STM)

 

Dari beberapa latar belakang tersebut, memunculkan ide pada diri saya untuk melakukan aksi nyata yang terkait dengan budaya positif di sekolah yaitu optimalisasi pelaksanaan STM. Pelaksanaan STM menjadi kunci terwujudnya budaya positif. Mengapa disiplin positif? Karena dengan penerapan STM, murid dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang bermuara pada karakter pelajar, yaitu profil pelajar pancasila sebagai tujuan utama. Dibalik itu, dengan penerapan disiplin positif ini sekolah saya mendapat kepercayaan masyarakat dan orang tua siswa untuk menyekolahkan anaknya di sekolah kami walau berbayar. Hal tersebut dapat mengubah mainset murid untuk berkarakter positif sehingga tidak menimbulkan kegaduhan di kampung.

Berikut ini adalah Sapta Tekad Mulia (STM) yang akan diinternalisasikan dalam proses pembelajaran di Kelas saya yaitu 6B SD Kyai Ibrahim:

1.              Menyiapkan segelas air putih untuk orang tua setiap pagi

2.              Membungkuk hormat kepada Guru dan orang tua

3.              Membukakan pintu untuk kedatangan orang tua

4.              Mengajak orang tua shalat berjamaah

5.              Mengucapkan Terima kasih Jazakalah kepada semua orang

6.              Berwudlu dan bersikat gigi sebelum tidur

7.              Membuang sampah ditempatnya

Langkah-langkah yang saya lakukan untuk internalisasi dan yaitu:

 

1.        Menggali ide-ide dari siswa

Ketika pembelajaran tatap muka melalui meet di teams Zoom, saya menggali bagaimana apa saja keluhan atau kendala selama pelaksanaan STM oleh murid di rumah . Satu persatu murid menyampaikan kendala dan keluhannya sesuai kondisi  masing-masing murid. Selanjutnya, kendala dan keluhan-keluhan tersebut ditampung untuk sementara. Apabila ada yang keluhannya sama cukup ditulis salah satu. Jika ada kendala yang sangat menarik meminta murid lainnya memberikan pertian yang lebih.

Setelah se mua pendapat disampaikan kemudian  dimusyawarahkan untuk didaptkan ide-ide kreatif untuk mengatasi msalah tersebut.

2.        Membuat kesepakatan kelas

Kesepakatan kelas dibuat setelah semua pendapat siswa diakomodir, lelau dipertanyakan juga pnedapat murid yang lain. Apabila disepakati maka point-point yang enjadi kesepkatan akan diinventarisir untuk diketahui bersama. Apabila ada murid yang kurang berkenan, dilakukan diskusi guru-murid. Pendapat murid harus dihargai guna mendapat kesepakatan kelas yang dapat dipertanggungjawabkan.

Kesepakatan kelas yang berkaitan dengan disiplin positif yaitu:

a.               Murid melakukan kegaiatan Sapta Tekad Mulia muai dari point 1.

b.              Murid meminta kepada orang tua untuk diingatan dalam pelaksanaan Sapta Tekad Mulia.

c.               Murid mengisi buku penghubung yang berisi ceklist keterlaksanaan kegiatan Sapta Tekad Mulia .

d.              Murid meminta orang tua untuk menandatangani buku penghubung.

e.              Murid mengumpulkan buku penghubung tentang keterlaksaan STM kepada Ustaz Walas melalui Wathasp.

Kesepakatan kelas yang sudah diputuskan bersama dibuat lebih sederhana dan menarik dalam bentuk poster. Poster tersebut dicetak dan ditempel di dinding kelas yang terlihat oleh murid-murid walau pembelajaran masih daring.

3.        Memantau

Langkah selanjutnya adalah melakukan pemantauan. Dalam hal ini saya melibatkan orang tua dan siswa. Ada beberapa kegiatan yang bisa langusng  saya nilai, namun banyak juga yang membutuhkan orang lain dalam penilaiannya. Misalnya untuk pelaksanaan ananda membukan pintu untuk kedatangan orang tua saya haus melihat hasil penilaian dari orang tua. Begitu pula untuk mengajak orang tua shalat berjmaah serta menyiapkan segelas air putih.

4.        Melakukan evaluasi

Evaluasi merupakan langkah penting dalam menerapkan Sapta Tekad Mulia yang bertujuan untuk mewujudkan budaya positif di sekolah. Dengan adanya evaluasi ini, kita sebagai guru dapat melakukan perbaikan-perbaikan dan sebagai reverensi dalam penerapan disiplin positif di masa akan datang. Dari hasil evaluasi ini dijadikan sebagai laporan yang disampaikan kepada kepala sekolah dan dapat dijadikan dasar kepala sekolah untuk dapat dipraktikkan di kelas-kelas lainnya.


C.   Hasil Aksi Nyata

 

Setelah dibuat dan dilaksanakan kesepakatan kelas yang didiskusikan bersama antara guru dan siswa, dicapailah hasilnya yaitu:

1.                 Murid melaksanakan 7 kegiatan sapta tekad mulia setiap hari.

2.                 Murid menyetorkan bukti keterlaksanaan Sapta Tekad mulia.

3.                 Kerjasama dengan orang tua terjain dengan baik.

4.                 Orang tua lebih memerhatikan keterlaksaan STM.

5.                 Kemandirian murid dalam pelaksanan STM di rumah terbentuk. Hal tersebut disampaikan oleh orang tua murid.

 

Hasil yang telah dicapai belum 100% murid melakukan kegiatan Sapta Tekad Mulia di rumah hal ini memang disadari bahwa untuk mencapai keseluruhan membutuhkan pelatihan yang terus menerus. Dalam hal ini guru memiliki peran penting. Guru sebagai pamong diharapkan dapat menuntun murid untuk menjadi pribadi yang bertanggung jawab.

 

 

D.  Kegagalan dan Keberhasilan Aksi Nyata

 

Aksi nyata penerapan Sapta Tekad Mulia yang dibuat melalui kesepakatan kelas merupakan salah satu langkah dalam mewujudkan budaya positif di sekolah walau saat ini pembelajaran masih dilakukan secara daring. Karena kegiatan ini dilakukan menjelang akhir tahun ajaran, hasil yang dicapai tidak optimal.

Ada kegagalan dalam pelaksanaannya dan tidak sesuai dengan rancangan yang saya buat, yaitu:

 

1.                 Masih ada murid yang belum melakukan kegiatan Sapta Tekad Mulia.

2.                 Masih ada murid yang tidak menyetorkan bukti Sapta Tekad Mulia.

3.                 Beberapa orang tua masil belum sevisi dengan sekolah.

 

Selain kegagalan tersebut, banyak keberhasilan yang dicapai dalam pelaksaannya.

Keberhasilan tersebut meliputi:

 

1.        Murid semangat dalam melakukan kegiatan STM.

2.        Wali Murid mengapresiasi kegiatan STM.

3.        Murid mempunyai tanggung jawab dalam melakukan kegiatan STM.

4.        Orang tua memberikan dukungan terhadap pelaksnaan STM.

5.        Adanya dampak positif terhadap akhlak siswa di rumah.


E.   Rencana Perbaikan untuk Pelaksanaan di Masa Mendatang

 

Pelaksanaan Sapta Tekad Mulia yang dicapai melalui kesepakatan kelas ini menjadi landasan terwujudnya budaya positif di sekolah. Untuk dapat menerapkan budayan positif secara optimal maka saya merencakan untuk mengubah langkah-langkah sebelumnya yang menyebabkan kegagalan.

Berikut ini rencana perbaikan yang akan saya lakukan di masa akan datang:

 

1.                 Menyampaikan pentingnya kegiatan Sapta Tekad mulia.

2.                 Membuat kesepakatan kelas di awal tahun ajaran baru.

3.                 Melakukan sosialisasi kepada teman sejawat dan melaksanakan secara bersama-sama.

4.                 Nerkomunikasi kepada seluruh Stakeholder

5.                 Melakukan komunikasi aktif kepada instuktur, fasilitator dan Pengajar Praktik apabila menemui hambatan dan kendala selama pelaksanaan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

F.   Dokumentasi

 

Membuat Kesepakatan Dengan Murid

Description: C:\Users\Toshiba\Downloads\WhatsApp Image 2021-11-11 at 13.14.15 (2).jpeg
Description: C:\Users\Toshiba\Downloads\WhatsApp Image 2021-11-11 at 13.14.15 (1).jpeg
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Pelaksanaan Sapta Tekad Mulia

 

1.     Menyiapkan segelas Air Putih

 

Description: C:\Users\Toshiba\Downloads\WhatsApp Image 2021-11-11 at 14.32.11.jpeg
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


2.     Description: C:\Users\Toshiba\Downloads\WhatsApp Image 2021-11-11 at 13.10.04.jpegMembungkuk Hormat kepada orang tua

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3.     Membukakan Pintu untuk kedatangan Orang tua

Description: C:\Users\Toshiba\Downloads\WhatsApp Image 2021-11-11 at 14.29.03.jpeg
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


4.     Description: C:\Users\Toshiba\Downloads\WhatsApp Image 2021-05-03 at 08.45.37.jpegShalat

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

5.     .Mengucapkan terima kasih jazakalah

Description: C:\Users\Toshiba\Downloads\WhatsApp Image 2021-11-11 at 14.27.21.jpeg
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


6.     Berwudlu dan bersikat gigi

Description: C:\Users\Toshiba\Downloads\WhatsApp Image 2021-11-11 at 13.17.53.jpeg
Description: C:\Users\Toshiba\Downloads\WhatsApp Image 2021-11-11 at 13.17.53 (1).jpeg
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


7.     Membuang sampah ditempatnya

 

Description: C:\Users\Toshiba\Downloads\WhatsApp Image 2021-11-11 at 13.17.54.jpeg
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar